POS.SCH.ID | MEDAN – Nama lengkapnya, Muhammad Arief Pratama. Salah seorang alumni sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama/Sekolah Internasional PrimeOne School (POS) Medan tahun 2016.

Paska lulus dari SMA POS Medan, Arief Pratama memantapkan diri memilih melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Tepatnya di University of Applied Sciences Hannover Jurusan Bachelor Industrial Engineering (B.Eng) dan Master Business Development (M.Sc).

Putra pasangan Agus Pranoto dan Sulasry ini selama bersekolah di POS Medan pernah meraih prestasi seperti President of the Student Council (2014-2015), Anggota Paskibra (2013-2015), Pemimpin upacara bendera (2014-2016), MC untuk event sekolah (2014-2016), anggota dan pelatih tim debat POS (2014-2016) dan Winner of regional debate championships (2014-2015).

“Saya memilih teknik industri karena saya tertarik untuk mempelajari proses dan teknik bekerja perusahaan dalam menjalani bisnis di era digitalisasi dan globalisasi, dan saya memilih jurusan master business development karena saya ingin menjadi seorang wiraswasta yang suatu hari akan mendirikan dan menjalankan perusahaan sendiri,” kata Arief.

Kuliah di Jerman, kata Arief sangat menyenangkan dan ia dapat belajar hal baru seperti belajar mengenai budaya dan teknologi dan juga melatih kemandiriannya.

“Berdasarkan jurusan yang saya pilih, saya pikir Jerman adalah tujuan yang tepat untuk melanjutkan pendidikan sebab Jerman adalah negara dengan ekonomi terbesar se-Eropa dan salah satu pusat inovasi teknologi di era Industri 4.0,” tandasnya.

Sebelum kuliah di Jerman, kenang Arief, persiapan utama adalah belajar bahasa Jerman. Mayoritas pendidikan lanjut (Bachelor dan Master) di Jerman diajarkan menggunakan bahasa Jerman. Salah satu syarat untuk kuliah di Jerman adalah memiliki sertifikat bahasa dengan level B2 hingga C1.

“Setelah itu saya harus mempersiapkan diri untuk Aufnahmeprüfung (ujian masuk) dengan mempelajari pelajaran dasar sekolah seperti matematika, fisika dan kimia,” jelasnya.

Bagi Arief, pengalaman yang paling mengesankan adalah ketika menggunjungi pameran alat industri di Jerman selama di kampus. Disana ia melihat alat-alat produksi yang belum pernah dilihat sebelumnya dan tertarik untuk mempelajarinya.

“Harapan saya kepada teman-teman generasi muda, set up short and long term goals, where you want to be and what you want to be in the next 1,3,5, and 10 years from today. That way you can focus and start reaching your dreams”.

Kemudian, lanjut Arief,belajarlah hal yang baru setiap hari. Hal ini akan sangat membantu untuk memperluas pengetahuan dan menjelajahi hal-hal yang menarik.

“Di sekolah, kalian juga harus mengasah kemampuan kalian tidak hanya akademik saja tetapi keterampilan non-akademik seperti berbicara di depan umum, team work, dan keterampilan sosial, karena ini akan sangat penting dalam karir kalian di masa depan,” paparnya.

Arief juga tak lupa dengan sekolahnya di POS Medan. Karena, selama lebih dari 8 tahun Arief membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan di POS Medan. Tentunya POS merupakan tempat belajar yang menempanya menjadi lebih siap untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.