POS.SCH.ID | MEDAN – Jennifer Faustine, lulusan sekolah satuan pendidikan kerjasama (SPK) PrimeOne School Medan memperoleh beasiswa melanjutkan pendidikannya ke Taiwan, tepatnya di National Cheng Kung University (NCKU), Tainan City, Taiwan, Department of Life Sciences.

Putri pasangan Ong Sun Hok dan Supatni Jamin ini menerima beasiswa dari National Cheng Kung University Outstanding Overseas Chinese Student Scholarship, dengan besaran beasiswa mencapai NTD 29,250 atau setara dengan Rp. 15.142.471.49.

Untuk mendapatkan beasiswa dari NCKU, persyaratannya adalah belajar serius dan memperoleh nilai terbaik. “Setelah mengetahui peringkat saya di semester pertama ketika kuliah, saya langsung melamar beasiswa ke NCKU. Karena siswa dengan nilai yang bagus dapat memperoleh beasiswa di NCKU,” katanya.

Persiapan-persiapan yang dilakukan untuk mendapatkan beasiswa ini adalah dengan belajar dan fokus dengan study di NCKU. “Yang saya tahu bahwa saya harus belajar keras agar tidak gagal dalam ujian, itu yang saya lakukan dengan sungguh-sungguh agar tujuan saya mendapatkan beasiswa bisa terwujud,” tandasnya.

Jennifer berharap ke depan dapat mempertahankan nilainya dan mendapatkan beasiswa selama bertahun-tahun di NCKU sampai akhirnya bisa menyelesaikan pendidikannya.

“Yang membuat saya sangat bahagia adalah dengan kerja keras saya akhirnya bisa mendapatkan beasiswa dan saya dapat menggunakan uang beasiswa ini untuk membayar biaya kuliah saya di semester berikutnya tanpa membebani orang tua saya lagi,” kata Jennifer.

Jennifer berpesan kepada generasi muda yang ingin kuliah dan memperoleh beasiswa, pastikan memiliki disiplin dalam perkuliahan dan tegas dalam menentukan kapan harus belajar dan kapan harus bersenang-senang. Selalu berusaha dan bekerja keras untuk menggapai cita-cita.

Lulusan PrimeOne School ini memiliki kesan tersendiri saat belajar di POS Medan. Selain menjadi tempat untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, sekolah PrimeOne School sebenarnya telah membantunya untuk mengasah kemampuan presentasi.

“Karena pengalaman yang saya dapatkan dengan melakukan banyak presentasi untuk ujian praktek di POS, saya bisa lebih nyaman saat presentasi di depan dosen saya sekarang di perguruan tinggi. Selain itu, di jurusan Life Science ini, kami harus membiasakan diri mencari dan membaca makalah penelitian, dan proyek STEAM yang kami lakukan sebagai ujian akhir di tahun ketiga SMA POS telah mengasah saya sehingga saya tidak kewalahan ketika menghadapi tugas yang sama di universitas,” tegasnya.