POS.SCH.ID | MEDAN – Raisa Saputra, lulusan sekolah PrimeOne School Medan mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi, yaitu di University of East Anglia, UK dengan jurusan Intercultural Communication with Business Management.

Putri pasangan Ardinal R. Saputra dan Linda Febryanti mendapatkan beasiswa International Undergraduate Scholarship dengan besaran beasiswa yang diterima 4,000 GBP/year (atau setara dengan Rp 80 juta per tahun) sampai selesai.

Menurut Raisa, ia mendapatkan beasiswa tersebut karena waktu itu ia mengikuti premiere student exchange dari POS Medan dan mendapatkan Merit Award di hasil akhir, ia pun diberikan beasiswa 1500 GBP sekitar Rp 30 juta per tahun.

“Tapi karena menurut saya itu masih kurang memuaskan, saya berinisiatif untuk bertanya sekaligus mencari beasiswa-beasiswa lainnya yang sedang terbuka lebar pada saat itu dan ternyata ada satu yang namanya International Undergraduate Scholarship,” kata Raisa.

Setelah mendapat informasi tersebut, Raisa langsung mempersiapkan segala sesuatunya.

“Hal pertama, kita harus mendapatkan offer letter bahwa telah diterima oleh universitas yang kita tuju, lalu akan diberikan scholarship application form yang isinya pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dalam bentuk essay sepanjang minimum 3 halaman,” paparnya.

Setelah itu, lanjut Raisa, tinggal menunggu pengumuman dan saya bersyukur kepada Tuhan bahwa saya akhirnya bisa memperoleh beasiswa Rp 80 juta per tahun.

Raisa berbagi pengalamannya mendapatkan beasiswa pendidikan tinggi di luar negeri yaitu dengan belajar lebih giat agar nilai mendukung dan rajin mencari informasi tentang universitas yang menyediakan beasiswa.

Selain rajin belajar, kata Raisa jika punya kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar dari POS Medan, manfaatkanlah kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Ikuti juga aktifitas lain yang mendukung kemampuan kita seperti public speaking. Program public speaking ini Raisa pernah ikuti di Model United Nation Conference di Bali. Hal ini akan menjadi nilai plus bagi kita.

Lulus dengan merit/distinction award membuat Raisa lebih memanfaatkan waktu di kampusnya yaitu UEA dengan sistem volunteer, internships dan juga mengikuti berbagai organisasi.

“Bagi saya, hal paling menggembirakan adalah saat melihat reaksi dan senyuman dari kedua orang tua karena saya mendapatkan beasiswa tertinggi di antara semua anak PDVL (agent student exchange),” tandasnya.

Di akhir perbincangan dengan Raisa, ia menyampaikan jangan pernah rendah diri r dengan prestasi/kesuksesan orang tapi justru jadikanlah itu sebagai motivasi untuk meraih sukses karena kita bisa melakukan apapun yang kita impikan asal kita konsisten, memiliki usaha juga kemauan yang tinggi.

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada POS Medan karena telah melengkapi saya dengan ilmu yang diperlukan dan memberikan kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar yang sangat bernilai plus bagi saya untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri,” tandasnya.