Is PrimeOne School Medan opening a branch in Italy...? Uuups that is not what the above title means. The truth is that one PrimeOne School (POS) student, Annisa Alifia, is studying there through a student exchange programme. Here is our interview with her:
POS    : Hi Annisa., How have you been?
Annisa    : Hello POS, I am just fine.
POS    : What city do you live in?
Annisa    : In Salerno, two hours by train from Roma.
POS    : How long have you been there?
Annisa    : Three months and I am much better now adapting myself to the food, life style and culture here. I experienced a culture shock at the beginning but now I am used to it.
POS    : Glad to hear that. Would you please share the process of this sudent exchange programme?
Annisa: My pleasure. The number one requirement is that the student is a 10th grader. After applying in AFS Indonesia website, the candidat has to undergo 5 phases of selection.
1.The first one is the test of English proficiency, general knowledge and Indonesian essay writing.
2.The next is interview in Bahasa Indonesia and English.
3.The third is a group discussion on the chosen topic in which a candidate has to work in a team with other candidates.
4.The above three phases are city selection. Then short listing is continued with national selection based on the scores gained from the three phases and document completeness.
5.The last is International scope marked from the accumulation of scores, document and health test.
  Then the applicant chooses one country among the 20 countries offered. Then, the applicant has to prepare passport and visa before joing national orientation program to enrich the applicant with any necessary information about the target country.
POS    : What are other preparations you did before departure?
Annisa    : I broadened my horizon about Italy.
POS    : How is your school there?
Annisa    : I am now a 12th grader at Liceo Scientifico Giovanni da Procida in Salerno. In Italy Elementary school take 5 years, Junior High 3 years and Senior High 5 years. The subjects and teaching materials differ from those in Indonesia. I learn Philosophy and Literature. The language used in all subjects is Italian.
POS    : What about school hours?
Annisa    : It takes 60 minutes a session. School starts at 08.25 – 1.25. There is no break, canteen and uniform here.
POS    : I see. What benefits you from this student exchange program?
Annisa    : A lot, among others are broadening my horizon, building my independence and tolerance by mingling with people from different countries.
POS    : Are you homesick?
Annisa    : certainly yes but I have to be tough. Making a phone call heals it. I also miss PrimeOne School, friends and teachers there. Please send my regard to them.
POS    : We will. Thanks for your time Annisa and see you.
Annisa    : You are welcome.
That is our short talk with a PrimeOne’s student who is making her future in the land of Pizzas. It Hopefully can motivate other PrimeOne’s students.

 

PrimeOne School Medan buka cabang di Italia...? Uuups bukan itu maksud dari judul di atas. Yang benar adalah salah satu peserta didik PrimeOne School (POS), Annisa Alifia, sedang menimba ilmu di negeri pizza tersebut melalui program pertukaran pelajar. Berikut kutipan wawancara kami:
POS    : Hi Annisa., apa kabar?
Annisa    : Hello POS, kabar baik
POS    : Di kota apa Annisa tinggal?
Annisa    : Saya berada di kota Salerno yang berjarak lebih kurang 2 jam perjalan kereta api dari kota Roma.
POS    : Sudah berapa lama Annisa di sana?
Annisa    : Saya sudah 3 bulan berada di sini dan saya merasa proses adaptasi dengan lingkungan baik itu makanan, gaya hidup dan budaya masyarakat di sini sudah semakin membaik. Pada awalnya saya juga merasakan sedikit Culture shock.
POS    : Syukurlah kalo Annisa sudah bisa menyesuaikan diri. Bisakah Annisa berbagi tentang  bagaiman proses untuk bisa  mengikuti pertukaran pelajar ini?
Annisa: Tentu saja. Syarat utama adalah peserta didik adalah siswa kelas X. Setelah mendaftarkan diri di situs AFS Indonesia, peserta harus mengikuti 5 tahap seleksi yaitu:
1.Tahap pertama berupa tes kemampuan Bahasa Inggris, pengetahuan umum dan karangan Bahasa Indonesia dengan topik yang telah ditentukan.
2.Tahap kedua tes wawancara Bahasa Indonesia dan Inggris.
3.Tahap ketiga berupa kerja kelompok dengan peserta lain dalam pemecahan masalah dari pokok permasalahan yang disediakan.
4.Tiga tahap di atas merupakan seleksi antar kota dan kemudian dilanjutkan dengan tahap keempat yakni seleksi nasional berdasarkan nilai dari ketiga tahap di atas dan kelengkapan berkas.
5.Tahap kelima merupakan seleksi internasional berdasarkan akumulasi nilai, berkas dan tes kesehatan. Setelah itu peserta memilih satu negara tujuan dari 20 negara pilihan. Setelah dinyatakan lulus, peserta harus mengurus passpor dan visa, kemudian mengikuti orientasi nasional berupa pembekalan sebelum berangkat ke negara tujuan.
POS    : Persiapan apa saja yang Annisa lakukan sebelum berangkat?
Annisa    : Saya memperluas wawasan dengan membaca dan mencari informasi apa saja tentang negara tujuan yang saya pilih.
POS    : Bagaimana dengan sekolah Annisa di sana?
Annisa    : Saya sekarang kelas 3 SMA di Liceo Scientifico Giovanni da Procida di kota Salerno. Di sini SD 5 tahun, SMP 3 tahun dan SMA 5 tahun. Mata pelajaran dan materi di sini berbeda dengan di Indonesia. Di sini saya belajar tentang ilmu filsafat dan sastra. Bahasa pengantar semua pelajaran adalah bahasa Italia.
POS    : Jam sekolah bagaimana?
Annisa    : Satu sesi pelajaran lamanya satu jam. Sekolah dimulai jam 08.25 – 1.25. Sekolah tidak mempunyai kantin yang ada hanya mesin penjual minuman dan makanan ringan. Kami juga tidak memakai baju seragam.
POS    : Sangat berbeda dengan Indonesia ya. Manfaat apa saja yang Annisa bisa ambil dengan mengikuti program pertukaran pelajar ini?
Annisa    : Banyak sekali manfaatnya antara lain memperluas wawasan ilmu, membentuk kemandirian dan memupuk jiwa toleransi karena bergaul dengan orang dari budaya yang berbeda-beda.
POS    : Apakah Annisa rindu dengan Indonesia, terutama keluarga?
Annisa    : Tentu saja tapi saya harus kuat. Saya selalu berkomunikasi dengan keluarga untuk mengobati kerinduan. Saya juga rindu dengan PrimeOne School, teman-teman dan guru-guru di sana. Titip salam saya buat mereka semua.
POS    : Kami akan sampaikan salamnya. Terima kasih atas waktunya dan sampai jumpa ya
Annisa    : Sama-sama
Demikianlah bincang-bincang kami dengan salah satu peserta didik PrimeOne yang sedang menata masa depannya di negeri pizza. Semoga bisa menjadi motivasi buat semua murid PrimeOne

Activity

Award & Competition

Miscellaneous

Student Opus

Kindergarten & PG

Our Pyjamas Party!

Our Pyjamas Party!

On Thursday, December 8th, 2016, Preschool student...

Elementary

Peaceful Deepavali

Peaceful Deepavali

Deepavali dazzles with the most intense of colours...

Junior High

Senior High

A Visit to P.T ASW

A Visit to P.T ASW

In order to actualize the knowledge learnt in the ...